• header4
  • header3

Pengumuman Hasil PPDB tanggal 17 Mei 2019 di Harian Gorontalo Post dan Website http://mtsngorontalo.sch.id

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTs Negeri 1 Kota Gorontalo

NPSN : 60725187

Jl.Poigar Kel.Molosipat U Kec.Sipatana Kota Gorontalo


mtsnkota.gorontalo@gmail.com

TLP : 0435-8331787


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana menurut anda perkembangan di MTs Negeri 1 KotaGorontalo ini?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat

Statistik


Total Hits : 299154
Pengunjung : 83585
Hari ini : 109
Hits hari ini : 192
Member Online : 0
IP : 3.226.243.226
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

MTsN 1 Kota Peringati Maulid Nabi Secara Tradisional




MTsN 1 Kota Peringati Maulid Nabi Secara Tradisional

Kota (kemenag.go.id– Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalomerayakan peringatan lahirnya Nabi Muhamad SAW atau yang dikenal dengan Maulid Nabi dengan secara tradisional saja minggu (17/11/19) di Masjid madrasah.

Maulid Nabi yang dilaksanakan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Gorontalo, Ibrahim Sore, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Irwan Latif bersama Kepala Madrasah, Karjianto danKepala Urusan (Kaur) tata Usaha, Muhaiminul Azis Yunus.

Dikili sendiri merupakan bahasa gorontalo yang berarti dzikir. dikili itu sendiri adalah lantunan dzikir yang dibacakan dengan bahasa daerah yakni gorontalo. Pelaksanaan dikili itu sendiri dilaksanakan sejak malam hari hingga pagi hari.

Tak hanya Dikili yang dilaksanakan oleh Warga madrasah namunjuga berbagai macam model dan warna serta rasa kue khas tradisionalpun juga ikut dihiasi dan disediakan dalam peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW. Dan penyajian kue kue ini murni merupakan sukarela dari seluruh warga madrasah yakni guru, pegawai bahkan dari siswa.

Ketua Takmirul mesjid MTsN1 Kota, Yudin Mohamad menjelaskan, pelaksanaan Maulid Nabi SAW di MTsN 1 Kota secara tradisional ini sudah yang kesekian kalinya. Sehingga kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan buat keluarga madrasah.

“Dikili dan Walima adalah satu kesatuan yang tidak terpisah saat kita melaksanakan maulid Nabi secara tradisional. Karena kedua hal ini adalah tradisi turun temurun yang diwariskan oleh nenek moyang kita di gorontalo," katanya. (riri/Ayiz)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas