• header

Pengumuman hasil seleksi PPDB Tahun 2018 dapat dilihat di Harian Gorontalo Post Terbitan 21 Mei 2018. Selamat Menjalankan Ibadah Puasa

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTs Negeri 1 Kota Gorontalo

NPSN : 60725187

Jl.Poigar Kel.Molosipat U Kec.Sipatana Kota Gorontalo


mtsnkota.gorontalo@gmail.com

TLP : -


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana menurut anda tampilan website MTs Negeri Gorontalo ini?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat

Statistik


Total Hits : 199501
Pengunjung : 47737
Hari ini : 24
Hits hari ini : 65
Member Online : 0
IP : 54.81.197.24
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

ini Cara Siswa MTsN 1 Kota Gorontalo Berantas Hoax




HUMAS(mtsngorontalo.sch.id) –  Berita hoax menjadi hangat diperbincangkan baik di dunia nyata atau pun di dunia maya. Pada dasarnya  berita hoax yang tersebar sangat meresahkan publik karena telah disebarkan oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab. Olehnya peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo memiliki cara khusus untuk memberantas hoax, yaitu dengan membuat poster menggunakan cat ke kertas putih sebagai tanda melawan hoax.

Guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Sintia Olii,S.Pd, mengatakan tujuan membuat poster itu adalah untuk mengajak seluruh peserta didik dan orang lain agar lebih cerdas dalam menerima dan menyebarkan informasi, yaitu saring terlebih dahulu sebelumsharing.

"Saring sebelum di-share, artinya berita itu harus benar disaring terlebih dahulu benar atau tidak sebelum dibagikan atau disebarluaskan. Sehingga tidak menjadi suatu kebohongan yang menjadikan perpecahan," ujarnya, Kamis (16/2/18).

Menurut Sintia, perkembangan informasi yang deras dan tidak tahu kebenarannya, masuk dan kita nikmati setiap hari. Maka bila mana tidak bisa memilah dan memilih informasi tersebut, maka kita merupakan korban informasi bohong atau sering didengar hoax. Beritahoax adalah masalah yang dapat memecah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Karena itu, lewat poster ini kami ingin mengajak agar dapat bersama-sama memberantas hoax," ucapnya.

Dewi Amlia Cono atlit tenis meja dan Zulva Miolo anggota pramuka, keduanya siswa berprestasi, mengaku senang membuat poster memberantas hoax. Menurut mereka, generasi cerdas itu mampu menyebarkan kedamaian bukan hoax, ketika menyebarkan hoaxberarti ikut menyebarkan kebencian.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Gorontalo Karjianto memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada guru dan peserta didik yang telah ikut serta dalam upaya memberantas hoax.

"Gebrakan yang dilakukan oleh guru dan peserta didik ini adalah momentum baik untuk mendeklarasikan dan memantapkan bersama untuk memerangi hoax. Salah satu garda terdepan adalah generasi penerus bangsa dalam hal ini adalah peserta didik," terang Karjianto.

Ia berpesan kepada seluruh peserta didiknya agar dapat membekali diri dan menyaring setiap informasi yang ada di internet seperti di media sosial.

"Dalam memberantas hoax dapat dimulai dari diri sendiri, dengan bekal dan pengetahuan tentang berita palsu, dan selanjutnya bisa berkembang di lingkungan sekolah dan keluarga. Waspadalah dan saringlah setiap informasi yang  kita dapatkan agar tidak merugikan orang lain," pungkasnya



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas